AQC News—Memperdengarkan hafalan adalah di antara bagian terpenting bagi penghafal Al-Qur’an. Sebab hafalan yang tidak diperdengarkan bisa mengalami banyak kesalahan yang tidak disadari. Inilah di antara ciri khas pondok tahfizh, memiliki halaqah yang di dalamnya terdiri dari muhaffizh (yang menyimak hafalan).

Sebagai bentuk pertanggungjawaban dari hafalan yang telah disetorkan, bagian tahfizh Ar-Rahman Quranic College (AQC) mengagendakan program simaan Al-Qur’an yang terdiri dari 5 juz, 10 juz, 15, juz, 20 juz dan 30 juz secara berkala. Simaan 5-10 juz diadakan di studio AQC, adapun simaan 15-30 diadakan di masjid yang disaksikan oleh seluruh santri.

Tasmi’ hafalan 15 juz sekali duduk hari ini, Kamis, (21/01/2021) disampaikan oleh ananda Muhammad Nasrullah, santri semester IV program kaderisasi imam dan muhaffizh asal Jakarta.

Ustadz Nasrullah Darwis, Lc selaku kepala bagian tahfizh menyampaikan dalam sambutannya, bahwa kita berharap dengan simaan seperti ini dapat menghadirkan keberkahan dan mengangkat derajat bangsa, sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah dalam sabdanya.

Selain itu ustadz Abdul Hafidz, Lc. M.Pd.I selaku wakil direktur mengharapkan agenda semacam ini dapat menambah semangat dan menginspirasi yang lain. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan agar kita tidak hanya fokus dalam menghafal Al-Qur’an dan melupakan yang lebih penting darinya, yaitu mengimaninya, mengamalkannya dan mendakwahkannya, tentunya setelah melalui proses pemahaman terhadap makna yang tersirat di dalamnya.MYAF

Categories: AQC News

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *